Singkat: Dalam video ini, kita akan menjelajahi Polyacrylamide PAM Emulsion Pengolahan Air Limbah berkinerja tinggi, sebuah bahan pembantu kunci untuk industri tekstil dan pewarnaan. Temukan bagaimana emulsi polimer organik sintetis ini meningkatkan kejernihan air, laju sedimentasi, dan beroperasi di berbagai rentang pH. Tetaplah bersama kami saat kami menyoroti fitur-fitur terpenting dan hasil penggunaan nyata.
Fitur Produk Terkait:
Emulsi polimer organik sintetis dengan berat molekul tinggi untuk pengolahan air limbah industri.
Memastikan kejernihan tinggi air yang diolah dan meningkatkan laju sedimentasi secara signifikan.
Beroperasi secara efektif pada rentang pH yang luas, menjadikannya serbaguna untuk berbagai aplikasi.
Mudah ditangani dan larut dengan cepat dalam air untuk penyebaran yang cepat.
Digunakan di berbagai industri termasuk makanan, baja, kertas, pertambangan, dan sektor petrokimia.
Tersedia dalam berbagai karakter ionik dan tingkat muatan untuk memenuhi kebutuhan perawatan yang berbeda.
Meningkatkan tingkat pemulihan dan kecepatan filtrasi dalam proses pencucian batubara dan pembuatan kertas.
Berfungsi sebagai humektan tanah, mengawetkan air dan memadatkan pasir untuk aplikasi lingkungan.
Pertanyaan:
Industri apa saja yang bisa mendapatkan manfaat dari penggunaan Emulsi Polyacrylamide PAM?
Produk ini serbaguna dan digunakan dalam industri seperti pengolahan makanan, manufaktur baja, pembuatan kertas, pertambangan, petrokimia, dan pewarnaan tekstil untuk pengolahan air limbah dan peningkatan proses.
Bagaimana Emulsi Polyacrylamide (PAM) meningkatkan proses pengolahan air?
Ini meningkatkan kejernihan air, mempercepat laju sedimentasi, dan beroperasi secara efektif pada rentang pH yang luas, memastikan pengolahan air limbah industri dan kota yang efisien dan cepat.
Tindakan pencegahan keselamatan apa yang harus diambil saat menangani produk ini?
Operator harus memakai alat pelindung diri untuk menghindari kontak kulit, segera bilas jika terjadi kontak, dan simpan produk di tempat kering dan sejuk antara 5°C dan 30°C untuk menjaga efektivitasnya.